on Tuesday, 20 March 2012
Pemupukan merupakan usaha manusia untuk mencukupi kebutuhan hara tanaman. Dalam prosesnya tentu perlu suatu perhitungan kebutuhan hara, agar pupuk yang diberikan efektif dan efisien. Efektif bagi pertumbuhan dan perkembangan tanaman, serta efisien dalam hal biaya produksi.

Sebelum  melakukan perhitungan kebutuhan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, yaitu Jenis tanaman dan Jenis pupuk.

1.   Jenis tanaman
Jenis tanaman berkenaan kebutuhan unsur haranya. Dalam penentuan kebutuhan unsur hara perlu dilakukan analisis jaringan di laboratorium.

2.   Jenis pupuk
Jenis pupuk berkenaan kandungan hara makro yang terdapat di pupuk tersebut. Pada Urea terkandung 45% hara N, SP-36 36% P2O5, KCl 60% K2O, TSP 46% P2O5, ZA 21% N, ES 18% P2O5

a.   Perhitungan kebutuhan pupuk
Misal  : dari hasil analisi jaringan tanaman diketahui tanaman tersebut memerlukan N 200 gram, P2O5 100 gram, K2O 200 gram maka :
Urea yang diperlukan = 100/45 x kebutuhan N = 100/45 x 200 gram = 444,444 gram
SP-36 yang diperlukan = 100/36 x kebutuhan P2O5 = 100/36 x 100 gram = 277,778 gram
KCL yang diperlukan = 100/60 x kebutuhan K2O = 100/60 x 200 gram = 333,333 gram

b.   Kebutuhan pupuk per hektar
Misal : suatu lahan memerlukan hara N 50 kg, P2O5 20 kg, K2O 30 kg, maka :
ZA = 100/21 x 50 kg = 238,095 kg/ha
TSP = 100/46 x 20 kg = 43,478 kg/ha
KCl = 100/60 x 30 kg = 50 kg/ha

c.   Menghitung kebutuhan pupuk per luasan tertentu
Misalkan suatu lahan dengan luas 500 m2 memerlukan pupuk dengan dosis per ha N 120 kg, P2O5 45 kg, dan K2O 50 kg. maka :
Urea = 500/10000 x 100/45 x 120 kg = 13,333 kg
TSP = 500/10000 x 100/46 x 45 kg = 4,891 kg
KCl = 500/10000 x 100/60 x 50 kg = 4,166 kg

d.   Menghitung kebutuhan pupuk menggunakan pupuk majemuk
Suatu areal pertanaman seluas 1 ha akan dipupuk dengan dosis 50 kg N, 100 kg P2O5, 50 kg K2O. pupuk yang tersedia adalah pupuk majemuk NPK 15-15-15, dan TSP. Maka :
NPK 15-15-15 = 50 kg N + 50 kg P2O5 + 50 kg K2O
Sisa P2O5 = 50 kg akan diberikan melalui pupuk TSP
Kebutuhan masing-masing :
NPK 15-15-15 = 100/15 x 50 kg = 333,333 kg
TSP = 100/46 x 50 kg = 108,7 kg

e.   Menghitung ketersedian unsur hara pada pupuk
Misal : suat pupuk urea sebanyak 50 kg, KCl 50 kg, dan SP-36 50 kg. tentukan berapa N, P2O5, dan K2O yang tersedia!. Maka :
N pada Urea = 45/100 x 50 kg = 22,5 kg
P2O5 pada SP-36 = 36/100 x 50 kg = 18 kg
K2O pada KCl = 60/100 x 50 kg = 30 kg